Pages

Tampilkan postingan dengan label Metode Penelitian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Metode Penelitian. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Januari 2016

Pelaporan Penelitian Kualitatif


A.            Format Proposal Penelitian Kualitatif
Format proposal penelitian biasanya telah ditetapkan oleh masing-masing institusi. Namun secara umum format proposal penelitian kualitatif (Prastowo, 2012) adalah sebagai berikut.

========================================================
1.      Halaman Judul
2.      Halaman Persetujuan
3.      Latar Belakang Masalah
4.      Rumusan Masalah
5.      Tujuan dan Kegunaan Penelitian
6.      Telaah/Kajian Pustaka
7.      Landasan Teori
8.      Metode Penelitian
9.      Sistematika Pembahasan
10.  Jadwal Penelitian
11.  Daftar Pustaka
========================================================

B.            Format Laporan Penelitian Kualitatif
Format laporan penelitian suatu instansi termasuk perguruan tinggi berbeda antara instasi atau perguruan tinggi yang satu dengan instasnsi atau perguruan yang lain. Namun berdasarkan garis besarnya, menurut Prastowo(2012) sistematika laporan penelitian adalah sebagai berikut.

1.      Bagian Awal
Bagian ini terdiri dari halaman judul, halaman pernyataan keaslian, halaman persetujuan, halaman pengesahan, halaman motto, halaman persembahan, kata pengantar, halaman abstrak, daftar isi, transliterasi, dafar tabel, daftar gambar, dan daftar lampiran.

2.      Bagian Utama
a.       Bab I Pendahuluan
Bagian ini meliputi latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan dan kegunaan penelitian, telaah/kajian pustaka, metode penelitian, dan sistematika pembahasan.
b.      Bab II Landasan Teori
Bagian ini meliputi berbagai konsep dan teori yang digunakan sebagai kerangka analisis.
c.       Bab III dan seterusnya
Bagian ini meliputi pokok pembahasan yang berupa temuan penelitian dan hasil analisis yang disajikan hingga pokok-pokok bahasannya.
d.      Bab Penutup
Bagian ini berisi “Kesimpulan” dan “Saran”.

3.      Bagian Akhir
Bagian ini terdiri atas “Daftar Pustaka” dan “Lampiran”. Pada bagian lampiran biasanya berisi surat penunjukkan pembimbing (untuk penelitian dengan keperluan skripsi, tesis, dan disertasi), bukti seminar proposal, surat izin penelitian, instrument pengumpulan data (pedoman wawancara dan pengamatan), kartu bimbingan, curriculum vitae, dan dokumen lain yang dibutuhkan dan digunakan dan mendukung selama proses penelitian.

SUMBER:
Prastowo, A. (2012). Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Pelaporan Penelitian Kuantitatif


A.            Fungsi Laporan Penelitian
Menurut Neuman (Nanang Martono, 2010) menyatakan bahwa fungsi laporan penelitian sebagai berikut.
1.      Mendeseminasikan pengetahuan
2.      Mengikat pengetahuan masyarakat secara bersama-sama
3.      Sebagai pemenuhan tugas, misalnya tugas kuliah, skripsi, tesis, atau disertasi
4.      Sebagai pemenuhan kewajiban kepada organisasi atau lembaga yang membiayai penelitian yang kita lakukan
5.      Meyakinkan para ahli mengenai aspek ilmiah dari suatu masalah
6.      Menceritakan kepada publik terkait temuan penelitian kita

B.            Tahapan Pembuatan Laporan Penelitian
Dalam membuat laporan penelitian, ada beberapa tahap yang harus dilalui agar laporan yang dibuat memenuhi kriteria laporan yang baik. Berikut tahapan dalam membuat laporan penelitian menurut Bambang dan Jannah (2013).
1.      Membuat garis-garis besar tentang pertanyaan yang menjelaskan permasalahan yang dibahas dalam penelitian untuk mengarahkan kita pada apa yang akan dituangkan dalam laporan penelitian sehingga isi laporan tidak menyimpang dari yang diharapkan.
2.      Membuat garis besar tentang kajian pustaka yang merangkum dan menempatkan permasalahan yang diangkat ke dalam rangkaian teori yang digunakan dalam penelitian.
3.      Membuat garis besar tentang rangkaian kegiatan yang telah dilakukan sehingga kegitan tersebut dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kaidah ilmiah.
4.      Membuat garis besar tentang data apa yang akan ditampilkan sebgaai hasil temuan penelitian kita.
5.      Membuat garis besar tentang analisis yang telah dilakukan yang menggambarkan keterkaitan antara hasil temuan dengan kerangka berpikir dalam penelitian.
Kelima tahapan di atas dapat dilakukan dengan memperhatikan dan mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan berikut (Bambang & Jannah, 2013).
1.      Apakah antara penjelasan yang satu dengan penjelasan yang lain memiliki kerterkaitan secara logis dan sistematis?
2.      Apakah penjelasan yang dibuat bisa diterima dan diakui secara ilmiah?
3.      Apakah secara sengaja atau tidak sengaja kita telah menghilangkan hal-hal yang seharusnya dituangkan ke dalam laporan penelitian?

C.            Bagian-Bagian Laporan Penelitian
Berikut format pelaporan dalam penelitin kualitatif (Nanang Martono, 2010).

=============================================================
Halaman Judul
Halaman Pengesahan
Kata Pengantar
Daftar Isi
Daftar Tabel
Daftar Gambar
Abstrak
Bab I Pendahuluan
A.     Latar Belakang Masalah
B.     Perumusan Masalah
C.     Tujuan dan Manfaat Penelitian

Bab II Kajian Pustaka
A.     ……………………………….
B.     …………………………….....
…………………………………...
…………………………………...

Bab III Metode Peneltian
A.     ……………………………….
B.     …………………………….....
…………………………………...
…………………………………...

Bab IV Hasil Penelitian
A.     ……………………………….
B.     …………………………….....
…………………………………...
…………………………………...

Bab V Penutup
A.     Kesimpulan
B.     Saran

Daftar Pustaka
Lampiran-Lampiran
=============================================================

1.      Halaman Judul,
Bagian ini memuat judul penelitian, nama peneliti (jika lebih dari satu orang, sebutkan semuanya), sumber dana dan lembaga pelaksana (misalnya nama instansi atau perguruan tinggi).
2.      Halaman Pengesahan
Bagian ini menunjukkan bahwa laporan penelitian ini telah mendapat legitimasi atua pengesahan dari lembaga berwenang atau lembaga pemberi dana.
3.      Kata Pengantar
Bagian ini berisi penjelasan tentang berbagai hal mengenai kegiatan penelitian yang telah dilakukan, masud dan tujuan  penelitian serta ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah terlibat dalam proses penelitian.
4.      Daftar Isi
Bagian ini dafar keseluruhan bagian-bagian dalam laporan berserta nomor halamannya.
5.      Datar Tabel
Bagian ini berisi daftar nama tabel yang ada dalam laporan penelitian beserta nomor halamannya.
6.      Daftar Gambar
Bagian ini berisi daftar gambar yang yang ada di dalam laporan penelitian berserta nomor halamannya.
7.      Abstrak
Bagian ini memuat informasi mengenai topik, masalah penelitian, temuan-temuan dasar ddan desain penelitian atau pengumpulan data yang istimewa. Penulisan abstrak tidak boleh lebih dari satu halaman.
8.      Pendahuluan
Bagian ini berisi uraian-uraian yang mengantar, menuntun dan menggiring pembaca untuk mencapai pada pokok masalah. Bagian ini bertujuan untuk meyakinkan pembaca mengenai pentingnya masalah untuk diteliti sehingga menimbulkan ketertarikan pembaca untuk membaca bagian-bagian selanjutnya.
9.      Tinjauan Pustaka atau Kajian Pustaka
Bagian ini menjelaskan berbagai konsep-konsep utama, variabel, dan argumentasi secara teoretis mengenai masalah penelitian yang telah diteliti.
10.  Metode Penelitian
Bagian ini menjelaskan mengenai jenis penelitian yang digunakan, metode pengumpulan data, cara pengukuran variabel penelitian, sampel penelitian, dan metode analisis data penelitian.
11.  Hasil Penelitian
Bagian ini memuat hal-hal sebagai berikut:
a.       Penjelasan tentang proses penelitian secara singkat termasuk hambatan teknis yang dialami selama penelitian.   
b.      Penyajian data penelitian. Peneliti harus memilih cara penyajian data yang dapat menarik minat pembaca. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyajian data yaitu:
1)      Variasi tampilan atau penyajian, agar tidak terkesan monoton dan pembaca lebih mudah memahami serta tidak jenuh.
2)      Kelengkapan penggambaran data dalam penyajian data.  
c.       Penggambaran hasil penelitian yang disusun secara sistematis dengan menggunakan analisis deskriptif sederhana dan eksplanatif (menghubungkan antar variabel).
d.      Pembahasan mengenai apa yang diteliti dan hasil yang diperoleh.
e.       Kelemahan dan keterbatasan hasil penelitian.
12.  Penutup
Bagian ini berisi kesimpulan dan saran. Pada sub bab kesimpulan, peneliti mengulang kembali pertanyaan penelitian dan meringkas temuan-temuan yang diperoleh. Sementara, bagian Saran disusun berdasarkan hasil temuan di lapangan dan kesimpulan yang ditujukan kepada pihak-pihak yang berkepentingan dengan hasil penelitian kita.
13.  Daftar Pustaka
Bagian ini berisi sumber pustakan yang menjadi rujukan selama proses penelitian seperti buku, jurnal ilmiah, surat kabar, majalah, dan sebagainya yang penulisannya diurutkan secara alphabetis.
14.  Lampiran
Bagian ini berisi berbagai lampiran berupa dokumen atau catatan lapangan yang berfungsi untuk memperjelas argumentasi yang telah dijelaskan di awal.

SUMBER :
Nanang Martono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif: Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder. Jakarta: Rajawali Pers.

Prasetyo, B., & Jannah, L.M. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Rajawali Pers.

Rabu, 20 Januari 2016

Analisis Data Kualitatif

Dalam penelitian kualitatif, analisis data dilakukan secara terus-menerus dari awal hingga akhir penelitian dengan menggunakan metode induktif dan mencari pola, model, tema, serta teori. Berbeda dengan penelitian kuantitatif, analisis data dilakukan setelah proses pengumpulan data dengan menggukan metode deduktif dan statistik.
Penelitian kualitatif menggunakan logika induktif-abstraktif yaitu bertitik tolak dari khusus ke umum dan bukan sebaliknya dari umum ke khusus sebagaimana logika deduktif verifikasi pada penelitian kuantitatif. Pada penelitian kualitatif, konseptualisasi, kategorisasi, dan deskripsi dikembangkan berdarkan kejadian yang terjadi pada saat melakukan kegiatan di lapangan. Teoretisasi yang menggambarkan hubungan antar kategori/variabel juga dikembangkan berdasarkan data yang diperoleh ketika sedang melangsungkan kegiatan di lapangan. Dengan demikian dalam penelitian kualitatif, kegiatan pengumpulan data dan analisis data berlangsung secara simultan atau bersamaan. Proses dari kegiatan tersebut berbentuk siklus yang menggambarkan hubungan interaktif antara proses pengumpulan data dan proses analisis data.    

SUMBER :
Prastowo, A. (2012). Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.


Selasa, 05 Januari 2016

Analisis Data Kuantitatif


Analsis data merupakan proses pengolahan, penyajian, intepretasi dan analisis terhadap data yang diperoleh dari lapangan. Proses analisis data bertujuan untuk:
1.         Menjawab masalah penelitian dan membuktikan hipotesis penelitian (Faisal, 2001)
2.       Menyusun dan menginterpretasikan data (kuantitatif) yang sudah diperoleh (Prasetyo dan Jannah, 2005).
3.         Memudahkan pembaca dalam memahami hasil penelitian.
4.         Menjelaskan kesesuaian antara teori dan temuan di lapangan.
5.         Menjelaskan argumentasi atas hasil temuan di lapangan.

Dalam melakukan analisis data kuantitatif, ada beberapa tahap yang harus dilalui yaitu koding data (data coding), pemindahan data (data entering), pembersihan data (data cleaning), dan penyajian data (data output), dan analisis data (data analyzing). Tahap analysis data kuantitatif tersebut dapat digambarkan sebagai berikut.

  
1.         Koding Data (Data Coding)
Koding data merupakan proses penyusunan data mentah (data dalam kuesioner) secara sistematis ke dalam bentuk yang mudah dibaca oleh mesin pengolah data (mis. komputer). Untuk melakukan tahap ini perlu dibuat pedoman mengenai prosedur pengodingan.

Tabel 1. Contoh Pedoman Penyekoran Butir Angket 
Pilihan
Sifat
Sangat Setuju
(SS)
Setuju
(S)
Tidak Setuju
(TS)
Sangat Tidak Setuju
(STS)
Positif
4
3
2
1
Negatif
1
2
3
4

2.         Pemindahan data (Data Entering)
Tahap ini merupakan proses pemindahan data yang telah diubah ke dalam kode angka ke dalam mesin pengolah data (mis. komputer).

3.         Pembersihan Data (Data Cleaning)
Pembersihan data merupakan proses pengecekan untuk  memastikan bahwa seluruh data yang telah dimasukkan ke pemesin pengolah data sudag sesuai dengan informasi yang sebenarnya. Data yang dimasukan harus tidak ada yang salah dan harus konsisten dan sesuai dengan pedoman penyekoran. Untuk mengecek konsistensi data, ada dua cara yang dapat dilakukan yaitu :
a.    Possible code cleaning, yaitu memastikan kemungkinan data data yang muncul.  Misalnya contoh pada "tabel 1" skor pengkodiannya yaitu 1, 2, 3, dan 4, maka tidak mungkin ada skor 0, 5, 6, dan seterusnya yang akan muncul. Jika muncul angka selain 1, 2, 3, dan 4 maka sudah pasti skor itu salah.
b.     Contingency cleaning, yaitu memastikan konsistensi antar jawaban. Misalnya pada kolom berat badan tertulis berat mimimum 50, namun pada pada kolom berat maksimum tertulis 49 maka sudah pasti hal ini menunjukan ketidakkonsistenan. Seharusnya skor maksimal lebih besar dari skor minimal.

4.         Penyajian Data (Data Output)
Penyajian data merupakan tahap menyajikan hasil pengolahan data dalam bentuk yang mudah dibaca dan menarik. Penyajian data yang dimaksud dapat berupa tabel distribusi frekuensi, tabel silang, grafik atau gambar.

5.         Analisis Data (Data Analyzing)
Tahap ini merupakan tahap untuk memperoleh interpretasi data. Untuk menganalisis data, perlu menggunakan beberapa alat uji statistik yang sesuai dengan kebutuhan. Analisis terhadap hasil pengolahan data dapat berbentuk analisis univariat, analisis bivariate, dan analisis multivariat. Analisis univariat misalnya: distribusi frekuensi menggunakan ukuran pemusatan data yaitu modus, median dan mean. Analisis bivariat misalnya: korelasi product moment. Sedangkan analisis multivariate misalnya: regresi linier berganda.


SUMBER:
Nanang Martono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif: Analisis Data Sekunder. Cetakan Pertama. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.

Prasetyo, B., & Jannah, L. M. (2005). Metode Penelitian Kuantitatif: Teori dan Aplikasi.
       Cetakan Kedelapan. Jakarta: PT. Rajagrafindo Persada.



Hasil Review Jurnal Kualitatif: "History of Mathematics illuminating understanding of school mathematics concept for prospective mathematics teachers (Sejarah Matematika Menjelaskan Pemahaman Konsep Matematika Sekolah untuk Calon Guru Matematika)"